Showing posts with label Google. Show all posts
Showing posts with label Google. Show all posts

Monday, March 14, 2016

Google Translate Tambahkan Definisi Kata

Google Translate Tambahkan Definisi Kata - Kali ini Liputan Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Google Translate Tambahkan Definisi Kata yang dikutip dari Tabloid Pulsa. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Google Translate Tambahkan Definisi Kata, anda bisa menyimak artikel kami tentang Google Translate Tambahkan Definisi Kata dibawah ini.
Google Translate Tambahkan Definisi Kata


Google Translate menambahkan sebuah fitur baru yang sangat menarik, yakni definisi kata. Jadi, setiap pengguna memasukkan kata untuk diterjemahkan di Google Translate, kini akan hadir sebuah bagan di sebelah kiri yang berisi definisi kata terjemahkan tersebut.

Definisi kata itu, memuat berbagai hal yang berkaitan dengan penggunaan rata-rata tiap orang, yang pada umumnya membutuhkan terjemahan kata. Dan dengan hadirnya definisi kata ini, Google berharap dapat membantu pengguna untuk menawarkan informasi tambahan seperti sinonim dan jenis penggunaan kata dalam aplikasinya di penggunaan kalimat efektif.

Dilansir dari androidpolice, Google menghadirkan fitur definisi kata, sebagai info tambahan dan sangat berguna bagi pengguna dalam proses belajar bahasa asing. Melihat kata dalam konteksnya selalu membantu dalam mendapatkan pegangan pada apa arti sebuah kata. Mengingat sebuah kata, belum tentu sering digunakan dalam kalimat efektif sehari-hari. Dan sinonim kata, dapat membantu pengguna mendapatkan padanan kata yang lebih tepat. Pada fitur ini, Google Translate juga menambahkan contoh penggunaan kata pada susunan kalimat.

Sekian Berita Gadget terbaru dari kami mengenai Google Translate Tambahkan Definisi Kata. Harapan kami Semoga artikel Liputan Gadget yang berjudul Google Translate Tambahkan Definisi Kata ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Liputan Gadget untuk mendapatkan Berita Gadget setiap harinya.

Friday, March 11, 2016

Saingi Google, Intel Garap Mobile Self Driving

Saingi Google, Intel Garap Mobile Self Driving - Kali ini Liputan Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Saingi Google, Intel Garap Mobile Self Driving yang dikutip dari Tabloid Pulsa. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Saingi Google, Intel Garap Mobile Self Driving, anda bisa menyimak artikel kami tentang Saingi Google, Intel Garap Mobile Self Driving dibawah ini.
Saingi Google, Intel Garap Mobile Self Driving


Hanya beberapa hari setelah Google meluncurkan prototipe mobil self-driving, Intel terlihat semakin dalam pada industri kendaraan otomatis juga.

Intel memperkenalkan In-Vehicle Solutions Platform yang dapat mendukung kendaraan untuk dapat mengemudi sendiri seperti mobil Google. Hardware dan software teknologi baru Intel ini bertujuan untuk membantu pengembangan teknologi mobil dalam berevolusi, untuk lebih menginformasikan, membantu dan pada akhirnya dapat mengambil alih kendali dalam mengemudi yang memudahkan hidup manusia.

Dilansir dari mashable, langkah yang dilakukan oleh Intel ini banyak dinilai oleh berbagai pihak sebagai "jawaban balasan" dari inovasi mobil self driving yang dikembangkan oleh Google. Awal pekan ini, Google meluncurkan desain prototipe mobil self-driving nya, dua - seater tanpa kemudi, tidak ada pedal rem dan tombol berhenti. Dimensi mobil memang masih belum diketahui, tapi Google mengatakan mobil yang mereka kembangkan aman karena built -in sensor yang dapat menginformasikan komputer untuk membuat keputusan mengemudi jauh lebih cepat daripada manusia. Sebagai contoh, mobil Google dapat memperlambat laju mobil saat melihat pejalan kaki menyeberang sembarangan. Selain mengurangi benturan, mobil ini bisa mengurangi kemacetan, hemat bahan bakar, memudahkan parkir dan membawa mobilitas bagi mereka yang tidak bisa mengemudi.

Sementara itu, Intel mengatakan bahwa kini mereka secara aktif mengumpulkan data dan survey tentang bagaimana orang mengendarai mobil dan bagaimana bisa lebih adaptif, prediktif dan berinteraksi dengan driver dan lingkungan sekitarnya. Hal ini salah satunya untuk memprediksi berapa respon manusia dalam sepersekian detik memutuskan untuk menahan laju kendaraan saat ada halan di depannya. Sejak 2012, Intel menyiapkan dana sebesar USD $ 100juta melalui Intel Capital Fund Car Connected untuk mengembangkan teknologi integrasi mobil dan membantu mengaktifkan kemampuan mengemudi otonom di masa depan.

Sekian Berita Gadget terbaru dari kami mengenai Saingi Google, Intel Garap Mobile Self Driving. Harapan kami Semoga artikel Liputan Gadget yang berjudul Saingi Google, Intel Garap Mobile Self Driving ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Liputan Gadget untuk mendapatkan Berita Gadget setiap harinya.

Tuesday, March 8, 2016

Proyek AI Belum Rampung, Petinggi Google Hijrah ke Baidu

Proyek AI Belum Rampung, Petinggi Google Hijrah ke Baidu - Kali ini Liputan Gadget akan mengulas artikel Gadget terbaru berjudul Proyek AI Belum Rampung, Petinggi Google Hijrah ke Baidu yang dikutip dari Tabloid Pulsa. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Proyek AI Belum Rampung, Petinggi Google Hijrah ke Baidu, anda bisa menyimak artikel kami tentang Proyek AI Belum Rampung, Petinggi Google Hijrah ke Baidu dibawah ini.
Proyek AI Belum Rampung, Petinggi Google Hijrah ke Baidu



Google telah kehilangan salah satu anggota penting dari tim proyek Artificial Intelegent (AI) mereka, yaitu Andrew Ng. Andrew adalah merupakan seorang ahli kecerdasan buatan yang sudah memimpin proyek di Google. Namun belum juga proyek AI di Google rampung, Andrew hijrah ke Baidu.

Di Google, selama ini Andrew Ng dijuluki "Google Brain" yang merupakan ahli di proyek AI yang bertugas untuk membuat komputasi di proyek AI lebih efisien dan mampu meniru cara otak manusia bekerja.

Ini merupakan proyek kontroversial dan salah satu yang penting untuk Google, dan diharapkan melalui proyek AI akan membantu Google menyediakan salah satu alat yang paling berguna dan fine-tuned untuk menjelajahi internet dengan jauh lebih mudah dan ringan. Pada kenyataannya, salah satu kemudahan dari AI adalah alasan mengapa Google Now tahu apa yang harus dicari ketika Anda meminta pertanyaan berikutnya yang mencakup kata ganti.

Menurut berita yang dilansir dari softpedia Baidu menginvestasikan USD$ 300 juta di dalam pembelajaran dan penelitian data yang besar selama beberapa tahun ke depan dan telah mengundang Andrew Ng untuk memimpin proyek AI di Baidu. Andrew Ng pertama kali diminta untuk bergabung dengan Baidu oleh seorang teman lama pada bulan Maret 2013, yang benar-benar membantu menemukan laboratorium pembelajaran yang mendalam dari raksasa pencarian Tiongkok tersebut.

Kini, saat ia bergabung dengan Baidu, Andrew Ng akan berkantor di Gedung Laboratorium Sunnyvale yang berbasis di Beijing. Andrew Ng yangjuga merupakan pendiri startup pendidikan online Coursera, akan memiliki teampeneliti di Baidu.

Menanggapi hengkangnya Andrew dari Google dan menempati posisi baru di Baidu, dirinya berkomentar, "Saya sangat bersemangat diberi kesempatan untuk membangun sebuah organisasi penelitian internasional dari awal di Baidu. Saya bersemangat tentang pengembangan AI untuk waktu yang lama, dan ini adalah kesempatan bagi saya untuk kembali mengembangkan AI di Baidu

Sekian Berita Gadget terbaru dari kami mengenai Proyek AI Belum Rampung, Petinggi Google Hijrah ke Baidu. Harapan kami Semoga artikel Liputan Gadget yang berjudul Proyek AI Belum Rampung, Petinggi Google Hijrah ke Baidu ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Liputan Gadget untuk mendapatkan Berita Gadget setiap harinya.